Datangi Warga Terdampak Di Empat Kecamatan Bupati Perintahkan Bangun Dapur Umum

perestiwa63 Dilihat

BIMA,OBORbima – Banjir bandang meluluh lantakan harta benda masyarakat di empat Kecamatan yakni Monta, Woha, Belo, Palibelo, Bolo dan Madapangga pada Jumat, 2 April 2021, lalu.

Selain memporak porandakan harta benda, banjir yang berlangsung dari subuh hari Jum’at itu, juga merendam areal persawahan warga, ribuan rumah di enam Kecamatan dan sejumlah barang berharga milik masyarakat lainnya. Belum bisa dipastikan berapa jumlah kerugian yang dialami akibat diterjang air bah tersebut.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Gubernur NTB Dr. Zulkifliemansyah, M.Sc, menyempatkan diri mengunjungi sejumlah Desa yang terdampak pada Sabtu, 3 April 2021, siang. Ikut dalam rombongan Bupati dan Gubernur yaitu Kalak BPBD Propinsi NTB dan Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Putra Feriyandi, S.Ip.

Bupati Umi Dinda beserta Gubernur Bang Zul, mengawali kunjungannya di Desa Pela, Kecamatan Monta. Selain menyerahkan bantuan nasi bungkus dan bantuan tanggap darurat, juga meninjau langsung jembatan yang terputus di Desa Pela Dusun Pela.

Saat menuju Desa Pela, Bupati Umi Dinda dan Gubernur Bang Zul, tak mengenal lelah, berjalan kaki, menyapa dan melihat langsung kondisi rumah warga yang kondisinya sangat memprihatinkan, kemudian menyerahkan bantuan nasi bungkus dan bantuan tanggap darurat lainnya. Hal itu dilakukan ketika melewati Desa Nisa, Tente hingga memasuki Desa Tenga, Monta dan Sie.

Di Desa Sie, Umi Dinda dan Bang Zul, menyempatkan diri untuk melayat dan menyerahkan bantuan duka bagi warga Sie, Ahmad (60), korban terseret arus Sungai Dam Pela Parado. Menurut pengakuan keluarganya, Ahmad ikut terseret banjir saat menyelamatkan ternak miliknya yang berada di areal persawahan. Saat itu korban hendak melintasi sungai yang tidak jauh dari rumah korban.

Usai di Kecamatan Woha dan Monta, Bupati yang juga sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini, menuju Kecamatan Bolo dan Madapangga. Di Desa Sondosia dan Sonolo, Bupati menyerahkan nasi bungkus. Kemudian di Desa Leu, selain menyerahkan nasi bungkus, juga menyerahkan 100 Dus Mie Instan yang diterima langsung oleh Kades Leu.

Di Kecamatan Madapangga, Bupati Umi Dinda melihat langsung kondisi jembatan yang terputus di Desa Rade, Desa Tonda dan terakhir di Desa Campa.

Dihadapan sejumlah wartawan, Bupati Bima dua periode itu menyampaikan terima kasih pada Gubernur NTB, Kalak NTB, Pemkab Dompu, Pemkot Bima dan sejumlah organisasi Pemuda dan para Relawan, yang telah berkenan membantu dan meninjau langsung kondisi masyarakat yang terkena musibah banjir.

Infrastruktur jembatan di Madapangga mengalami kerusakan yang sangat parah. Hal itu akan segera dibenahi, selain dengan menggunakan biaya tanggap darurat, juga akan dilaporkan ke Pemerintah pusat.

‘’Namun yang sangat mendesak adalah akan dibangun jembatan darurat,’’ujar Bupati, saat menggelar press conference, di Desa Rade, Kecamatan Madapangga.

Bupati berharap agar masyarakat bisa bersabar. Ditengah mengahadapi bencana ini, bisa tetap survive, tidak ada yang saling menyalahkan. Karena, kata Bupati, ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kesabaran kita mampu menjalaninya.

Bantuan dari Pemkot Bima, Pemkab Dompu yang langsung diserahkan pada korban maupun melalui BPBD Kabupaten Bima, akan tetap disalurkan. Demikian pula bantuan dari BPBD Provinsi yang telah tiba di Bima, langsung di distribusikan pada masyarakat yang terdampak.

Bupati Perintahkan Bangun Dapur Umum

Untuk membantu dan memudahkan kebutuhan logistik, cepat saji bagi warga yang terdampak banjir di empat Kecamatan yakni Monta, Woha, Bolo dan Madapangga, Bupati Bima memerintahkan untuk segera membuat dapur umum.

‘’Selama tiga hari kedepan, kami pastikan bahwa Dapur Umum sudah ada dan beroperasi,’’ujar Bupati Umi Dinda, dihadapan sejumlah wartawan di Desa Rade, Sabtu, 3 April 2021, siang.

Dijelaskan Bupati, semakin banyak relawan yang membantu maka bantuan yang disampaikan akan cepat sampai pada yang akan menerima.

Menurut Umi Dinda, melalui bantuan tanggap darurat, lewat dapur umum itu, akan sangat mudah bagi masing-masing kecamatan mendistribusikan kepada keluarga yang terdampak, agar mereka segera pulih dan survive.

Rata-rata warga mengalami kerugian hasil Pertanian dan Perikanan yang cukup banyak. Dengan jumlah kerugian masih dihitung secara pasti.

Bupati mengaku, berdasarkan laporan di lapangan bahwa, dari pagi hingga sore, pada Sabtu, 3 April 2021, sudah banyak pihak luar yang datang membantu. Selain itu, ada juga bantuan dari para kelurga korban.

Terima kasih pada media yang banyak membantu meluruskan berita-berita yang menilai miring atas upaya yang telah dilakukan oleh Pemkab Bima. Kemudian terima kasih pula pada BNPB Pusat yang telah memastikan akan membantu keluarga kita di Bima.

‘’Kita berdo’a, semoga bencana ini tidak terjadi lagi,’’tambah Bupati.

Yang pelu dilakukan mulai hari ini, adalah perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, yang menghubungkan sejumlah desa. Dengan dibantu oleh keluarga, TNI dan Polri kita akan cepat berbenah.

Bupati Bima, juga menerima bantuan tanggap darurat dari BNI Berbagi, uang senilai Rp 50 juta. Bantuan itu diterima Umi Dinda pada saat memantau warga di Desa Ncandi, Kecamatan Madapangga.

=TIM=

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *