Diduga Dam Pela Parado Meluap, Desa Pela dan Simpasai Dilanda Banjir

perestiwa219 Dilihat

BIMA,OBORbima –  Intensitas hujan selama tiga hari terakhir di pegunungan wilayah Dam Pela Parado Kabupaten Bima, menyebabkan terjadi penambahan debit air di Dam setempat, karena air kiriman dari sungai tersebut tidak sebesar biasanya, sehingga meluap serta menyapu bersih lahan pertanian dan merendam sejumlah desa sekitar aliran sungai.

Puluhan hektar lahan pertanian serta perkebunan yang berada disebelah kanan dan kiri bantaran aliran sungai, bisa dikatakan sudah menjadi lautan, karena terendam air kiriman yang meluap di sungai dam Pela Parado.

Intensitas hujan menyebabkan genangan air dan banjir di beberapa wilayah. Salah satu yang terparah yaitu di Desa Pela dan Simpasai Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Akibat banjir tersebut dilaporkan ada rumah warga di Desa Pela dan Simpasai hanyut terbawa arus. Bahkan, sejumlah ternak seperti sapi dan kerbau ikut hanyut disapu banjir, Jumat (2/4/21) siang.

Selain itu, puluhan hektare lahan padi di areal persawahan warga juga ikut rusak karena terbawa banjir.

Warga Desa Simpasai Edy, mengaku jika banjir tahun ini yang terparah. Sejumlah rumah warga ikut terendam setinggi dada orang dewasa.

“Banyak sapi yang hanyut terbawa banjir, rumah warga juga demikian,” ungkapnya.

Dia belum bisa memastikan berapa jumlah rumah dan ternak yang jumlah rumah dan ternak yang hanyut terbawa banjir. Karena saat ini warga masih disibukan dengan
banjir yang melanda, terlebih lagi hujan yang masih terus terjadi.

“Ternak sapi yang terlihat, langsung dievakuasi. Sementara lainnya masih dicari oleh pemilik,” bebernya.

=OB.03=

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *