Anggaran Masjid dan Mushola Mendominasi Reses Terakhir Sudirman DJ, Taufik A. Karim dan Ipa Suka di Kelurahan Pane

Politik139 Dilihat

KOTA BIMA,OBORbima – Kegiatan reses terakhir tinga anggota DPRD Kota Bima Sudirman DJ SH, Taufik A.Karim dan Hj. Ipa Suka pada daerah pemilihan (Dapil) II Rasanae Barat dan Mpunda pada masa sidang II tahun 2021, dimanfaatkan dengan baik oleh warga setempat.

Kegiatan tersebut digelar di Kelurahan Pane RT. 05 RW 02 Selas (23/3). Reses ini tak hanya dihadiri warga biasa, namun juga beberapa pemuka agama, tokoh masyarakat dan pemuda serta unsur RT dan RW sebagai peserta reses.

Pada kesempatan itu, aspirasi warga Dodi Mawardi mengusulkan anggaran untuk pembangunan Masjid Jami Al-Muwahidin Pane dan Mushola Al-Muhsin. Untuk masjid Jami Al-Muwahidin kata Dodi sapaanya, selama tahun lalu belum mendapatkan anggaran, lalu untuk Mushola Al-Muhsin belum juga ada anggaran yang diberikan pemerintah hanyalah swadaya masyarakat setempat.

“Kiranya tiga anggota DPRD yang datang reses ini, terutama putra Pane yakni bapak Sudirman dapat memperjuangkan anggaran tersebut pada anggaran 2021 atau 2022,” harap mantan Ketua RT. 05 Kelurahan Pane ini.

Warga lainya, Muhtar agar lahan yang ada di samping Mushola Al-Muhsin di manfaat untuk kegiatan olah raga warga setempat. Agar bisa di keruk atau di perlebar, karena satu satunya lahan kosong milik pemerintah hanyalah disitu.

“Tentu kami berharap tiga anggota Dewan merealisasikan pembahasan hasil reses ini, agar masyarakat bisa menggunakan fasilitas tersebut,” ujar Muhtar

Menanggapi hal tersebut, Sudirman DJ SH menyampaikan, akan menindaklanjuti masukkan dan saran masyarakat tersebut. Tidak hanya menjadi catatan, dirinya akan segera berkoordinasi dengan Wali Kota Bima agar mencari solusi permasalahan dari masyarakat tersebut khususnya di Kelurahan Pane

Terkait masalah anggaran Masjid Jami Al-Muwahidin Pane dan Mushola Al-Muhsin, dirinya berjanji akan memperjuangkanya pada anggaran 2022 nanti.

“Boleh anggaran Masjid Jami Al-Muwahidin Pane kita kucurkan tahun ini tapi sedikit yakni sebesar Rp. 50 juta. Tapi di tahun 2022 nanti kita tidak mendapatkanya lagi. Lebih baik kita menunggu tahun 2022 anggaran besar sebesar Rp. 300 juta,” papar Duta Gerindra ini.

Lalu terkait anggaran Mushola Al-Muhsin, dirinya berjanji akan memperjuangkan juga apa anggaran tahun 2022. “Insya Allah satu masjid dan dua mushola yang di Pane tahu 2022 akan saya prioritaskan,”janjinya.

Untuk lahan kosong di belakang Mushola Al-Muhsin, dirinya juga akan mengkordinasikan dengan pihak Kelurahan, supaya di anggarkan dulu lewat dana Kelurahan. Ketika lahan itu sudah ada sebagian di kerjakan, maka saya akan mengalokasikan anggaranya lewat dana aspirasi tahun 2022 nanti

“Kami Tiga orang anggota DPRD yang hadir ini tetap memprioritaskan dan memperjuangkan apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat pane,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *